Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan peningkatan literasi digital keagamaan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Bi'tsatul Islamiyah Kabupaten Mandailing Natal, khususnya terkait pemanfaatan teknologi dalam studi Al-Qur’an. Pelatihan Aplikasi Al-Bahits Al-Qur’ani dirancang dengan tujuan memberikan pemahaman praktis kepada santri dan mualim mengenai penggunaan aplikasi digital sebagai sumber referensi yang cepat, akurat, dan relevan bagi proses pembelajaran. Jumlah peserta pada kegiatan ini sebanyak 100 orang santri/santriwati dari kelas empat, lima dan enam yang didampingi oleh satu ustaz dan satu ustazah (dua mualim). Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan peserta secara aktif dalam setiap tahap melalui observasi, dialog partisipatif, dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan aplikasi sebagai bahan ajar dan referensi keislaman, serta menunjukkan minat lebih besar terhadap integrasi teknologi dalam pembelajaran. Kendala dalam kegiatan ini yakni keterbatasan jaringan internet dan variasi kemampuan literasi digital, pelatihan ini tetap memberikan dampak positif terhadap efektivitas kegiatan belajar mengajar. Kata kunci: Al-Bahits Al-Qur’ani; Pesantren Al-Bi’tsatul Islamiyah; Santri; Mualim;
Copyrights © 2026