Sanitasi total berbasis masyarakat merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh negara berkembang dan negara maju termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemenuhan pilar sanitasi total berbasis masyarakat pada masyarakat di Desa Nomporejo, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah survei dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan metode observasional. Analisis kuantitatif dengan observasional pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemenuhan pilar sanitasi total berbasis masyarakat pada masyarakat di Desa Nomporejo, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Hasil variabel pengetahuan diperoleh dari total responden 255 orang dengan menyatakan pengetahuan baik berjumlah 62 orang (24 %), pengetahuan cukup berjumlah 85 orang (33 %) dan pengetahuan kurang berjumlah 108 orang (42%). Hasil uji Chi-square untuk pilar 1 (0.275) pilar 2 (0.013), pilar 3 (0.078), pilar 4 (0.558), pilar 5 (0.744). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pengetahuan dengan pilar 1 Stop BABS (p value 0.275), pilar 3 PAMMRT (p value 0,078), pilar 4 PSRT (p value 0,558) dan pilar 5 PLCRT (p value 0,744), sedangkan ada hubungan pengetahuan dengan pilar 2 CTPS (p value 0,013).
Copyrights © 2026