Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dengan Pemenuhan Pilar Anitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada Masyarakat Desa Nomporejo, Kapanewon Galur, Kabupaten Kulon Progo: The Relationship of Knowledge with Fulfilment of the Pillars of Community-Based Total Sanitation (STBM) in the Community of Nomporejo Village, Kapanewon Galur, Kulon Progo District Ruci Caraka Wedha Utamie
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.9243

Abstract

Sanitasi total berbasis masyarakat merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh negara berkembang dan negara maju termasuk Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemenuhan pilar sanitasi total berbasis masyarakat pada masyarakat di Desa Nomporejo, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah survei dengan menggunakan analisis kuantitatif dengan metode observasional. Analisis kuantitatif dengan observasional pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan pemenuhan pilar sanitasi total berbasis masyarakat pada masyarakat di Desa Nomporejo, Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo. Hasil variabel pengetahuan diperoleh dari total responden 255 orang dengan menyatakan pengetahuan baik berjumlah 62 orang (24 %), pengetahuan cukup berjumlah 85 orang (33 %) dan pengetahuan kurang berjumlah 108 orang (42%). Hasil uji Chi-square untuk pilar 1 (0.275) pilar 2 (0.013), pilar 3 (0.078), pilar 4 (0.558), pilar 5 (0.744). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan pengetahuan dengan pilar 1 Stop BABS (p value 0.275), pilar 3 PAMMRT (p value 0,078), pilar 4 PSRT (p value 0,558) dan pilar 5 PLCRT (p value 0,744), sedangkan ada hubungan pengetahuan dengan pilar 2 CTPS (p value 0,013).
Pemberian Penyuluhan Hipertensi sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Hipertensi di Masyarakat Dusun 4 Desa Jatingarang Weru Sukoharjo Silviana Dian Putri Ichsani; Anton Sujarwo; Zara Mutiara Dewi; Caroline Isadora Corry; Sahasika Apta Kirana; Intan Alifah Febriyanti; Muhammad Rasyid Bintang Abdulmajid; Ruci Caraka Wedha Utamie; Ajeng Dyah Kusumaningrum; Findia Wulan Djari; Eni Fauziana; Noor Alis Setiyadi
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2024: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyebab nomor satu kematian di dunia dan diperkirakan jumlah penderita hipertensi akan terus meningkat seiring dengan jumlah penduduk yang membesar. Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan seperti di negara berkembang dengan terbatasnya ketersediaan informasi mengenai hipertensi. Hipertensi dapat menyebabkan prevalensi, tingkat deteksi yang rendah, serta pencegahan dan pengendalian yang kurang optimal. Pengetahuan mengenai hipertensi merupakan sebuah hal penting yang harus ditingkatkan terutama pada daerah pedesaan, kelompok lansia, dan tingkat pendidikan yang rendah. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan responden terhadap penyakit hipertensi melalui program penyuluhan kesehatan. Metode: Pengabdian ini menggunkan metode Pendidikan Masyarakat, yaitu penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman masyarakat terkait dengan hipertensi yang diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden dilihat dari hasil uji Wilcoxon menghasilkan nilai p = 0,000 yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikannya penyuluhan dan pemberian leaflet. Berdasarkan hasil pre test dan post test yang dilakukan oleh peserta didapatkan hasil rata-rata peningkatan sebesar 1,85. Kesimpulan: Dengan adanya pegabdian ini diharapkan dapat memberikan dasar yang kuat bagi pengembangan program edukasi kesehatan yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat Dusun 4 Desa Jatingarang, sehingga dapat berkontribusi pada penurunan angka hipertensi dan meningkatkan kualitas kesehatan.