Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolik kronik yang dapat menyebabkan komplikasi serius jika tidak ditangani secara optimal. Faktor gender diketahui memiliki pengaruh terhadap variasi klinis dan komplikasi yang timbul pada pasien diabetes. Peran gender menjadi langkah krusial untuk merumuskan strategi pencegahan dan penatalaksanaan komplikasi Diabetes Mellitus yang lebih tepat sasaran dan efektif. Fenomena di Ruang Rawat Bougenville RSUD Dr. Murjani menunjukkan bahwa pasien Diabetes Mellitus dengan komplikasi lebih banyak didominasi oleh perempuan dibandingkan laki-laki. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin dengan kejadian komplikasi pada penderita Diabetes Mellitus di ruang rawat inap RSUD dr. Murjani Sampit. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan retrospektif. Sampel berjumlah 46 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi rekam medis. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 16 responden laki-laki, sebanyak 14 orang (87,5%) mengalami komplikasi, sedangkan dari 30 responden perempuan, 14 orang (46,7%) mengalami komplikasi. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,007 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian komplikasi. Odds Ratio sebesar 8,000 (CI 95%: 1,542–41,493) mengindikasikan bahwa laki-laki memiliki kemungkinan 8 kali lebih besar mengalami komplikasi dibandingkan perempuan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dan kejadian komplikasi pada penderita Diabetes Mellitus di ruang rawat inap RSUD dr. Murjani Sampit.
Copyrights © 2026