Latar Belakang : Dukungan sosial berperan penting dalam perkembangan psikologis dan sosial Anak Berkebutuhan Khusus mencakup bantuan emosional, informasi, dan dukungan nyata dari keluarga, guru, dan teman sebaya. Dukungan ini membantu ABK beradaptasi di sekolah dan meningkatkan rasa percaya diri. Komunikasi juga merupakan keterampilan penting dalam menjalin hubungan sosial, khususnya dengan teman sebaya. Namun, ABK mengalami hambatan interaksi dan minim dukungan dari teman, termasuk di sekolah inklusi. Observasi di SDN 11 Langkai Palangka Raya pada 21 Maret 2025 menunjukkan banyak ABK mengalami kesulitan berkomunikasi, dipengaruhi perilaku khas seperti berteriak, ekspresi emosi berlebihan, yang membuat teman sebaya enggan berinteraksi. Kurangnya dukungan ini berdampak pada kepercayaan diri dan motivasi komunikasi ABK. Tujuan : Menganalisis Hubungan Dukungan Sosial Dengan Komunikasi Teman Sebaya Pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Metode : desain penelitiannya menggunakan Penelitian Korelasional dengan pendekatan cross-sectional, sampel berjumlah 43 responden Di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Hasil : Berdasarkan hasil analisis data dari hasil penelitian menggunakan uji Spearman Rank diperoleh Sig. (2-tailed) 0,000 yang berarti lebih kecil dari p value 0,05 yaitu (0,000 < 0,05), maka Ho ditolak dan H1 diterima yang menunjukan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Dukungan Sosial Dengan Komunikasi Teman Sebaya Pada Anak Berkebutuhan Khusus Di SDN 11 Langkai Palangka Raya. Kesimpulan: Dukungan sosial yang baik seperti perhatian, bantuan dari orang terdekat dapat meningkatkan rasa percaya diri ABK. Diharapkan teman sebaya dari ABK mau berteman, bermain bersama dan membantu ABK.