Percutaneous coronary interventional (PCI) merupakan tindakan pelebaran pembuluh darah minimal invasive dengan menggunakan ballon dan stent, prosedur tindakan PCI dengan menggunakan intravaskular ultrasound (IVUS) pada kasus ini menggunakan single puncture pada arteri femoralis kanan. Studi ini mendeskripsikan proses dan hasil Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dengan panduan IVUS pada pasien CTO LAD. Penelitian ini menggunakan desain studi deskriptif dengan pendekatan laporan kasus (case report). Pendekatan ini dipilih untuk memberikan gambaran rinci mengenai prosedur intervensi serta peranan radiografer pada tindakan Percutaneous Coronary Intervention (PCI) dengan panduan Intravascular Ultrasound (IVUS) pada pasien dengan penyakit jantung koroner kompleks, chronic total occlusion (CTO) pada arteri LAD. Evaluasi angiografi awal menunjukkan oklusi total pada proximal LAD. Prosedur PCI dilakukan pada salah satu pembuluh utama, yaitu LAD, dengan penggunaan IVUS Opticross untuk mengevaluasi morfologi lesi, luas penampang minimal lumen area, dan efektivitas ekspansi stent. Hasil evaluasi IVUS pada LAD menunjukkan lesi fibrocalcified sepanjang 44,25 mm dengan MLA awal sebesar 2,72 mm², sehingga dilakukan implantasi dua stent DES dari mid LAD ke proximal LM. Evaluasi IVUS pasca PCI menunjukkan stent terpasang dengan baik dan mengembang optimal dengan MSA meningkat menjadi 4,44 mm² di mid LAD dan 10,03 mm² di proximal LM. Evaluasi angiografi akhir menunjukkan aliran darah TIMI grade 3 tanpa trombus, sisa stenosis, atau komplikasi lainnya. Beberapa tugas dan peranan radiografer dalam tindakan PCI adalah pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara tugas yang dilakukan Radiografer dalam SKKNI dan di lapangan.
Copyrights © 2026