Pembelajaran IPAS di SDN Laranganluwok belum optimal karena terbatasnya media konkret, sehingga berdampak pada rendahnya hasil belajar peserta didik kelas V materi sistem pencernaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan, menguji kelayakan, dan keefektifan media pembelajaran flashcard berbasis Augmented Reality (AR). Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation) dengan subjek peserta didik kelas V SDN Laranganluwok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard berbasis AR sangat layak berdasarkan penilaian ahli media (94,23%), materi (87,50%), dan bahasa (95,45%). Hasil implementasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta didik antara pretest (66,25) dan posttest (91,67). Uji-t menghasilkan signifikansi (2-tailed) 0,000 (< 0,05), menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar yang signifikan. Uji N-Gain sebesar 0,76 yang dikategorikan dalam kriteria efektif. Dengan demikian, media pembelajaran flashcard berbasis AR dinyatakan layak dan efektif sebagai alternatif media pembelajaran IPAS di sekolah dasar, khususnya pada materi sistem pencernaan manusia. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan dan menerapkannya pada materi serta jenjang pendidikan yang lebih beragam guna memperoleh gambaran efektivitas yang lebih luas.
Copyrights © 2026