Akreditasi merupakan upaya penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, namun pelaksanaannya di tingkat klinik masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pengetahuan, sumber daya manusia, dan akses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Goparks terhadap peningkatan pengetahuan petugas klinik mengenai akreditasi di Jakarta Timur tahun 2025. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest dengan melibatkan 52 klinik yang belum terakreditasi. Instrumen berupa kuesioner berisi 25 pertanyaan pilihan ganda tentang akreditasi, dengan data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Proporsi klinik dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,8% menjadi 11,5%, sedangkan kategori cukup meningkat dari 46,2% menjadi 82,7%. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,28 menunjukkan peningkatan dalam kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Goparks berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan petugas klinik, terutama dalam aspek pemahaman konsep dan prosedur akreditasi. Meskipun peningkatan kuantitatif masih tergolong rendah, aplikasi ini terbukti efektif sebagai inovasi digital yang memperkuat pembelajaran kognitif dan mendukung implementasi transformasi digital di sektor kesehatan.
Copyrights © 2026