Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pengelolaan sistem akademik berbasis data dalam pendidikan tinggi yang menuntut adanya sistem monitoring yang efektif serta didukung oleh kemampuan literasi numerasi dan literasi data. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis integrasi buku saku digital dan dashboard monitoring dalam mengukur pemahaman visi keilmuan civitas akademika dan stakeholder. Pendekatan kuantitatif deskriptif menjadi landasan dalam penelitian ini. Pengumpulan data memanfaatkan instrumen tes untuk mengukur pemahaman visi keilmuan. Tes tersebut menggunakan bentuk pilihan ganda dengan jumlah 12 pertanyaan. Responden penelitian meliputi mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pimpinan, alumni, dan stakeholder eksternal yang berpartisipasi secara sukarela melalui sistem daring. Data diolah menggunakan statistik deskriptif berupa skor dan persentase, kemudian diklasifikasikan ke dalam kategori tingkat pemahaman. Berdasarkan hasil penelitian, pemahaman responden mencapai nilai rata-rata 99,29. Skor tersebut menunjukkan bahwa pemahaman responden berada dalam kategori tinggi. Distribusi skor terkonsentrasi pada kategori tinggi dengan variasi yang relatif kecil antar kelompok responden. Dashboard monitoring mampu menyajikan data secara visual dan sistematis sehingga mempermudah proses interpretasi, sementara buku saku digital berperan dalam mendukung internalisasi informasi sebelum pengukuran dilakukan. Dengan demikian, integrasi kedua media tersebut terbukti mendukung proses pengukuran dan pemahaman secara lebih efektif dan berbasis data dalam konteks pendidikan tinggi.
Copyrights © 2026