Studi ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi ekonomi Islam terhadap pengentasan kemiskinan dalam kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 1, dengan memposisikan ekonomi Islam bukan hanya sebagai kumpulan instrumen keuangan berbasis Syariah, tetapi sebagai kerangka pembangunan sistemik. Studi ini menggunakan metode Tinjauan Literatur Sistematis (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data Scopus, Web of Science, Dimensions, dan Google Scholar yang mencakup periode 2015–2025. Artikel dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dan selanjutnya dianalisis menggunakan sintesis tematik. Proses seleksi menghasilkan 11 artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Temuan menunjukkan bahwa kontribusi ekonomi Islam terhadap pengentasan kemiskinan dapat dipetakan ke dalam enam tema utama, yaitu integrasi keuangan sosial Islam, zakat produktif, wakaf produktif, keuangan mikro Islam, etika dan keberlanjutan, serta digitalisasi filantropi Islam. Secara substansial, ekonomi Islam berkontribusi melalui tiga jalur utama, yaitu redistribusi kekayaan, pemberdayaan ekonomi produktif, dan penguatan nilai-nilai sosial dan etika. Namun, efektivitas kontribusi ini sangat bergantung pada orientasi program yang produktif, kualitas tata kelola kelembagaan, integrasi antar instrumen, dan dukungan kebijakan publik. Studi ini menyimpulkan bahwa ekonomi Islam memegang posisi strategis dalam mendukung pencapaian SDG 1; namun, optimalisasinya membutuhkan manajemen yang profesional, terukur, terintegrasi, dan berbasis dampak agar dapat berfungsi sebagai strategi pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026