Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi Good Corporate Governance (GCG) dan manajemen risiko dalam meningkatkan stabilitas perusahaan publik saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitis dengan kerangka normatif dalam perspektif ekonomi syariah. Data diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap regulasi, laporan tahunan perusahaan, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi GCG secara formal telah memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, namun masih didominasi oleh pendekatan kepatuhan administratif. Transparansi terbukti memiliki peran strategis dalam meningkatkan efektivitas manajemen risiko, khususnya dalam mengurangi asimetri informasi dan memperkuat kepercayaan investor. Selain itu, integrasi antara GCG dan manajemen risiko menjadi determinan utama dalam menciptakan stabilitas perusahaan, dimana perusahaan yang mengadopsi pendekatan tata kelola terintegrasi menunjukkan ketahanan yang lebih baik terhadap volatilitas pasar. Penelitian ini menegaskan pentingnya transformasi tata kelola dari berbasis kepatuhan menuju pendekatan terintegrasi dan berbasis nilai syariah (integrated value-based governance) sebagai upaya memperkuat keberlanjutan dan daya saing pasar modal syariah di Indonesia.
Copyrights © 2026