Penelitian ini untuk menentukan makanan yang paling diminati mahasiswa ini di gunakan untuk peluang usaha kuliner di lingkungan kampus dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Alternatif yang meliputi Ayam Geprek, Seblak, Mie Pedas, dan Rice Bowl. Penilaian dilakukan dengan lima kriteria, yaitu harga, rasa, porsi, ketersediaan, dan popularitas. memiki bobot sebesar 0,20; 0,30; 0,15; 0,15; dan 0,20. Data ini di dapatkan melalui penyebaran kuesioner kepada 16 responden mahasiswa. Nilai rata-rata dari setiap alternatif pada kriteria digunakan sebagai matriks keputusan. Metode SAW diterapkan melalui proses normalisasi dan perhitungan nilai preferensi untuk memperoleh peringkat alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ayam Geprek memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,9731, diikuti oleh Mie Pedas sebesar 0,8820, Rice Bowl sebesar 0,8420, dan Seblak sebesar 0,8345. Dengan demikian, Ayam Geprek merupakan makanan yang paling diminati mahasiswa dan paling direkomendasikan untuk dijadikan usaha kuliner di kampus. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode SAW efektif digunakan sebagai pendukung keputusan dalam pemilihan usaha kuliner berdasarkan banyak kriteria.
Copyrights © 2026