kualitas gizi masyarakat, khususnya peserta didik, serta mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Dalam pelaksanaannya, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh kinerja organisasi dan budaya organisasi yang berkembang dalam lembaga pelaksana, yaitu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kinerja organisasi yang efektif serta budaya organisasi yang mendukung diyakini berperan penting dalam memastikan program berjalan sesuai tujuan, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja dan budaya organisasi SPPG dalam implementasi Program Makan Bergizi Gratis.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis sangat dipengaruhi oleh efektivitas kinerja organisasi yang mencakup aspek efisiensi, produktivitas, kualitas pelayanan, koordinasi, dan pencapaian tujuan organisasi. Selain itu, budaya organisasi yang ditandai oleh komitmen kerja, kedisiplinan, kerja sama, komunikasi yang efektif, serta orientasi pelayanan publik berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Sebaliknya, lemahnya koordinasi, keterbatasan sumber daya, dan budaya kerja yang kurang adaptif berpotensi menjadi hambatan dalam mencapai tujuan program. Temuan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara kinerja organisasi dan budaya organisasi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi Program Makan Bergizi Gratis secara efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026