Sistem file merupakan komponen penting dalam sistem operasi yang berperan dalam mengatur penyimpanan, pengelolaan, dan akses data pada perangkat penyimpanan. Pemilihan sistem file yang tepat dapat memengaruhi kecepatan transfer, efisiensi akses, serta kinerja keseluruhan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan kinerja dua sistem file yang umum digunakan pada sistem operasi Windows, yaitu NTFS (New Technology File System) pada penyimpanan internal dan FAT32 (File Allocation Table 32-bit) pada perangkat penyimpanan eksternal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan eksperimental kuantitatif dengan melakukan pengujian menggunakan perangkat lunak CrystalDiskMark sebanyak tiga kali percobaan pada masing-masing konfigurasi. Parameter pengujian meliputi Sequential Read/Write (SEQ1M Q8T1 dan SEQ1M Q1T1), serta Random Read/Write (RND4K Q32T1 dan RND4K Q1T1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa NTFS pada SSD internal memiliki kinerja yang jauh lebih tinggi dibandingkan FAT32 pada flash disk eksternal dalam seluruh skenario pengujian. Kecepatan baca sekuensial rata-rata NTFS mencapai 889,41 MB/s dan tulis 860,38 MB/s, sedangkan FAT32 hanya mencapai 39,79 MB/s untuk baca dan 24,48 MB/s untuk tulis. Perbedaan terbesar ditemukan pada pengujian akses acak RND4K Q32T1, di mana NTFS unggul hingga 37,33 kali pada kecepatan baca dan 56,37 kali pada kecepatan tulis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keunggulan kinerja NTFS tidak hanya dipengaruhi oleh struktur sistem file, tetapi juga oleh karakteristik media penyimpanan yang digunakan. Kombinasi NTFS dengan SSD lebih optimal untuk kebutuhan akses data berkecepatan tinggi, sedangkan FAT32 tetap relevan untuk perangkat portabel yang mengutamakan kompatibilitas.
Copyrights © 2026