Eksplorasi ini hadir guna mengukur seberapa berpengaruh model pada pembelajaran flipped classroom akan kemandirian belajar dan self-assessed computational thinking mahasiswa pada materi powertrain system hybrid. Dorongan utama penelitian ini lahir dari kebutuhan nyata akan strategi pembelajaran nan lebih aktif dan kontekstual dalam pendidikan teknik otomotif yang materinya kompleks.Pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif digunakan dalam penelitian ini. Data diaudit melalui kuesioner skala Likert yang diedarkan kepada mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Pendidikan Indonesia, kemudian diolah menggunakan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa flipped classroom memberikan pengaruh kuat dan signifikan terhadap kemandirian belajar maupun self-assessed computational thinking mahasiswa. Mahasiswa yang terbiasa belajar mandiri sebelum kelas terbukti lebih aktif, lebih bertanggung jawab, dan mampu berpikir lebih sistematis dalam menganalisis powertrain system hybrid. Flipped classroom dengan demikian layak menjadi alternatif pembelajaran yang efektif, khususnya pada materi teknik yang menuntut pemahaman konseptual dan analisis sistem secara mendalam.
Copyrights © 2026