Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi Social Emotional Learning (SEL) dalam kerangka Pedagogy of Love pada pembelajaran sekolah dasar serta kontribusinya terhadap pengembangan kompetensi sosial-emosional peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah dasar di Karawang dengan subjek kuantitatif sebanyak 30 peserta didik kelas IV yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Subjek kualitatif terdiri atas satu guru kelas dan beberapa peserta didik yang dipilih secara purposive berdasarkan kategori peningkatan kompetensi SEL tinggi, sedang, dan rendah. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket SEL jenjang sekolah dasar yang diberikan pada tahap pre-test dan post-test, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi pembelajaran dan wawancara semi-terstruktur. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji perbedaan pre-test–post-test, sedangkan data kualitatif dianalisis melalui analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi SEL dalam Pedagogy of Love mendukung pengembangan kompetensi sosial-emosional peserta didik, terutama pada dimensi kesadaran sosial dan keterampilan berelasi. Praktik pembelajaran yang didasarkan pada relasi guru–peserta didik yang empatik, menghargai, peduli, dan suportif mampu menciptakan iklim emosional kelas yang aman, inklusif, dan responsif. Temuan ini menegaskan pentingnya pedagogi relasional dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai sosial-emosional secara bermakna. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian SEL dengan memosisikan Pedagogy of Love sebagai kerangka pedagogis yang relevan bagi pendidikan dasar.
Copyrights © 2026