Hemoroid merupakan salah satu penyakit anorektal yang paling sering ditemukan pada praktik klinis dan menjadi penyebab utama keluhan perdarahan rektal pada populasi dewasa. Kondisi ini ditandai oleh pembesaran dan prolaps bantalan vaskular anorektal yang dapat menyebabkan perdarahan, nyeri, gatal, serta ketidaknyamanan saat defekasi. Berbagai faktor risiko seperti konstipasi kronis, kebiasaan mengejan, obesitas, kehamilan, kurang aktivitas fisik, dan usia lanjut berperan dalam perkembangan hemoroid. Artikel ini bertujuan meninjau secara komprehensif aspek anatomi dan fisiologi anorektal, epidemiologi, klasifikasi, faktor risiko, patogenesis, manifestasi klinis, diagnosis, serta tatalaksana hemoroid berdasarkan literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan berupa narrative review melalui telaah berbagai artikel ilmiah, buku referensi, dan pedoman klinis yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa hemoroid merupakan penyakit multifaktorial yang melibatkan kelemahan jaringan penyangga bantalan anus dan gangguan hemodinamik pada pleksus hemoroidalis. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang pada kondisi tertentu. Penatalaksanaan hemoroid meliputi modifikasi gaya hidup, terapi farmakologis, tindakan minimal invasif, hingga pembedahan sesuai derajat penyakit. Pencegahan melalui perbaikan pola hidup memiliki peran penting dalam mengurangi kejadian maupun kekambuhan hemoroid.
Copyrights © 2026