Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hemoroid : Tinjauan Komprehensif Mengenai Epidemiologi, Patogenesis, Diagnosis, dan Tatalaksana Rika Amran; Naufal Hanip Hidayatullah; Zukhri Zainun; Fidiariani Sjaaf; Sri Wahyuni
Scientific Journal Vol. 5 No. 3 (2026): SCIENA Volume V No 3, May 2026
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/sciena.v5i3.353

Abstract

Hemoroid merupakan salah satu penyakit anorektal yang paling sering ditemukan pada praktik klinis dan menjadi penyebab utama keluhan perdarahan rektal pada populasi dewasa. Kondisi ini ditandai oleh pembesaran dan prolaps bantalan vaskular anorektal yang dapat menyebabkan perdarahan, nyeri, gatal, serta ketidaknyamanan saat defekasi. Berbagai faktor risiko seperti konstipasi kronis, kebiasaan mengejan, obesitas, kehamilan, kurang aktivitas fisik, dan usia lanjut berperan dalam perkembangan hemoroid. Artikel ini bertujuan meninjau secara komprehensif aspek anatomi dan fisiologi anorektal, epidemiologi, klasifikasi, faktor risiko, patogenesis, manifestasi klinis, diagnosis, serta tatalaksana hemoroid berdasarkan literatur ilmiah terkini. Metode yang digunakan berupa narrative review melalui telaah berbagai artikel ilmiah, buku referensi, dan pedoman klinis yang relevan. Hasil telaah menunjukkan bahwa hemoroid merupakan penyakit multifaktorial yang melibatkan kelemahan jaringan penyangga bantalan anus dan gangguan hemodinamik pada pleksus hemoroidalis. Diagnosis ditegakkan melalui anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang pada kondisi tertentu. Penatalaksanaan hemoroid meliputi modifikasi gaya hidup, terapi farmakologis, tindakan minimal invasif, hingga pembedahan sesuai derajat penyakit. Pencegahan melalui perbaikan pola hidup memiliki peran penting dalam mengurangi kejadian maupun kekambuhan hemoroid.
Skrining Anemia dan Edukasi Pemanfaatan Probiotik pada Ibu Hamil Berisiko Stunting di Puskesmas Anak Air Kota Pad Rinita Amelia; Rosmaini; Ade Teti Vani; Efriza; Sri Wahyuni; Ira Suryanis
Abdika Sciena Vol 3 No 1 (2025): JURABDIKES Volume 3 No 1, Juni 2025
Publisher : CV. AKBAR PUTRA MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56260/jurabdikes.v3i1.216

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil di Kota Padang merupakan masalah kesehatan yang serius, dengan prevalensi yang cukup tinggi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti status ekonomi rendah, kurangnya pengetahuan gizi, dan ketidakpatuhan dalam mengonsumsi suplemen zat besi berkontribusi terhadap tingginya angka anemia. Anemia pada kehamilan di Padang dapat menyebabkan komplikasi baik pada ibu maupun janin, sehingga memerlukan perhatian khusus melalui peningkatan intervensi nutrisi dan akses ke perawatan antenatal. Salah satu komplikasi Anemia dalam kehamilan adalah resiko kelahiran anak stunting. Tujuan: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini anemia pada Ibu hamil melalui serangkaian kegiatan edukasi dan skrining menggunakan alat Easy Touch. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil tentang upaya pencegahan serta penanganan dini anemia melalui asupan probiotik susu kambing. Kegiatan dilakukan di Puskesmas Anak Air yang melibatkan kader-kader Posyandu dan bidan yang berada di wilayah kerja puskesmas anak air. Proses skrining meliputi pemeriksaan konsentrasi hemoglobin menggunakan alat Easy Touch, yang dilakukan dengan prosedur pengambilan sampel darah melalui tusuk jari dan analisis hasil secara cepat dan akurat. Selain itu, kegiatan penyuluhan mengenai pentingnya gizi seimbang, pemanfaatan probiotik dan pencegahan anemia dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran serta perubahan perilaku hidup sehat pada ibu hamil. Kesimpulan: Program pengabdian masyarakat tentang deteksi dini anemia pada ibu hamil ini merupakan langkah strategis dalam upaya pencegahan anemia pada ibu hamil yang beresiko terhadap lahirnya anak stunting. Keterlibatan berbagai stakeholder dan pendekatan intervensi yang komprehensif terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan mengidentifikasi ibu hamil yang berisiko, sehingga dapat dijadikan dasar bagi pengembangan program kesehatan yang lebih luas di masa mendatang.