Perdarahan postpartum masih menduduki posisi puncak sebagai penyebab utama kematian maternal, di mana retensio plasenta memberikan kontribusi sebesar 19,8% dari total kasus perdarahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko pada retensio plasenta dan penanganan yang diberikan. Studi kasus dilakukan pada Ny. âTâ, P1A0 usia kehamilan 28 minggu yang datang ke RS pada Desember 2025. Hasil anaslisis didapatkan faktor risiko pada Ny âTâ antara lain merupakan primigravida, usia <20th, mengalami anemia ringan, kelahiran prematur dan tidak pernah melakukan ANC. Adapun penatalaksanaan yang diberikan di RS sudah sesuai prosedur. Asuhan kebidanan yang komprehensif dan berkesinambungan dapat mengidentifikasi faktor risiko retensio plasenta sehingga dapat memberikan edukasi antisipasi dan pelayanan yang maksimal khususnya bagi ibu hamil.
Copyrights © 2026