Sentra Pengembangan Keramik Plered merupakan pusat kerajinan keramik yang memiliki kekuatan pada material lokal, teknik manual, dan nilai tradisi. Salah satu produk yang masih diproduksi adalah tungku, namun secara visual dan fungsi belum sepenuhnya menyesuaikan kebutuhan masa kini. Penelitian ini bertajuan mengembangkan desain tungku tradisional Plered agar relevan dengan konteks industri kuliner tanpa menghilangkan identitas lokal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan survei tempat makan. Data dianalisis menggunakan pendekatan ATUMICS sebagai metode transformasi desain. Hasil penelitian menunjukkan tungku sate keramik berpotensi dikembangkan sebagai elemen fungsional dan visual berbasis kearifan lokal yang aplikatif berkelanjutan, dan memiliki nilai pengalaman ruang serta mampu memperkuat citra budaya dalam konteks kuliner modern.
Copyrights © 2026