Aktivitas operasional forklift pada industri karoseri memiliki peranan penting dalam proses perpindahan material dan produk antar area kerja. Namun, penggunaan forklift juga menimbulkan potensi bahaya apabila jalur kerja belum tertata dengan baik, ruang gerak terbatas, serta belum adanya penanda visual yang jelas. Kondisi tersebut dapat menyebabkan benturan terhadap material, kerusakan produk, maupun risiko cedera pada pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem peringatan visual menggunakan safety cone guna mengurangi risiko tabrakan forklift terhadap material dan produk di CV. Garuda Jaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Hazard Identification and Risk Assessment (HIRA) dan Job Safety Analysis (JSA). HIRA digunakan untuk mengidentifikasi potensi bahaya dan menentukan tingkat risiko, sedangkan JSA digunakan untuk menganalisis tahapan pekerjaan serta tindakan pengendalian yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa aktivitas forklift berada pada kategori risiko High hingga Extreme, dengan risiko tertinggi terdapat pada proses pemasangan produk ke chassis kendaraan. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dirancang sistem peringatan visual menggunakan safety cone pada jalur forklift, area sempit, titik manuver, serta area kerja yang berdekatan dengan pekerja. Penerapan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan kerja, mengurangi risiko tabrakan, dan menciptakan area kerja yang lebih tertib dan aman.
Copyrights © 2026