Berdasarkan permasalahan pembelajaran di SDN 2 Watuliandu selama ini menggunakan satu buku paket yang kurang menarik, yang mengakibatkan peserta didik timbul rasa bosan saat belajar. Untuk itu dibutuhkan buku ajar tambahan berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., yang menarik dan dapat menumbuhkan semangat belajar peserta didik. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana prototype buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD? dan bagaimana tingkat kevalidan, kepraktisan dan kelayakan buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prototype buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD, dan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan kelayakan buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau yang lebih dikenal dengan istilah Research and Development. Lokasi pelaksanaan penelitian pengembangan ini dilaksanakan di SDN 1 Laloeha dan SDN 2 Watuliandu. Subjek dalam penelitian ini adalah produk buku ajar berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Model pengembangan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Pelaksanaan) dan Evaluation (Evaluasi). Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, interview (Wawancara), instrumen validasi produk, instrumen angket respons peserta didik, instrumen angket respons pendidik, lembar tes minat belajar dan dokumentasi. Hasil prototype buku ajar ini adalah Analysis (Analisis) kurikulum, materi dan kebutuhan peserta didik, Design (Desain) menentukan materi dan gambar yang menarik, Development (Pengembangan) produk buku ajar, divalidasi oleh validator, direvisi sesuai saran dan komentar, Implementation (Pelaksanaan) uji coba kelapangan/sekolah, dan Evaluation (Evaluasi) melihat hasil efektivitas produk buku ajar yang dikembangkan. Tingkat Kevalidan buku ajar pendidikan agama islam berbasis kisah nabi Muhammad Saw., untuk kelas IV SD hasil penilaian Validator I dan Validator II 80% kriteria “Valid”. Tingkat kepraktisan penilaian dari hasil angket respons peserta didik SDN 1 Laloeha diperoleh 91,2% kriteria “Sangat Praktis” peserta didik SDN 2 Watuliandu 92,6% “Sangat Praktis” dan tingkat kelayakan respons pendidik SDN 1 dan dari respons pendidik SDN 2 Watuliandu 99% kriteria “Sangat Layak”.
Copyrights © 2025