TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Vol. 6 No. 2 (2026)

ANALISIS KESULITAN DALAM LITERASI SAINS SISWA KELAS IV SD NEGERI SUGIHAN

Lathifa Anastasya (Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo)
Nurratri Kurnia Sari (Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo)



Article Info

Publish Date
09 Jun 2026

Abstract

ABSTRACT Scientific literacy is an essential competency in Science and Social Studies (IPAS) learning, as it enables students to understand and apply scientific knowledge in everyday contexts. However, various challenges in elementary school learning environments continue to hinder the optimal development of this competency. This study was conducted to explore the forms of scientific literacy difficulties experienced by fourth-grade students at SD Negeri 3 Sugihan in the 2025/2026 academic year. A qualitative approach with a case study design was employed, involving one classroom teacher and four fourth-grade students selected through purposive sampling to represent different learning ability characteristics. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and subsequently analyzed using an interactive analysis model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students encountered difficulties in explaining scientific phenomena, conducting simple scientific investigations, and interpreting evidence-based data. These challenges were reflected in students’ limited ability to relate scientific concepts to everyday situations, independently design investigation procedures, and interpret information presented in tables or graphs to formulate appropriate conclusions. The study also indicates that these three aspects are interconnected and collectively influence the development of students’ scientific reasoning skills. Therefore, strengthening scientific literacy requires learning experiences that are more contextual, participatory, and grounded in direct scientific activities, enabling students to apply scientific knowledge more meaningfully in real-life situations. ABSTRAK Kemampuan literasi sains menjadi salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran IPAS karena menentukan kemampuan siswa memahami dan menggunakan pengetahuan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, proses pembelajaran di sekolah dasar masih memperlihatkan berbagai kendala yang menyebabkan siswa belum mampu mengembangkan kompetensi tersebut secara optimal. Penelitian ini difokuskan untuk mengungkap bentuk kesulitan literasi sains yang dialami siswa kelas IV SD Negeri 3 Sugihan Tahun Ajaran 2025/2026. Kajian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan satu guru kelas dan empat siswa yang dipilih secara purposive untuk merepresentasikan karakteristik kemampuan belajar yang berbeda. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa hambatan literasi sains muncul pada kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah, melakukan penyelidikan sederhana, dan menafsirkan data berbasis bukti. Kesulitan tersebut tampak ketika siswa menghubungkan konsep dengan fenomena sehari-hari, menyusun langkah penyelidikan secara mandiri, serta memahami informasi yang disajikan dalam tabel atau grafik untuk menghasilkan kesimpulan yang tepat. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ketiga aspek tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan saling berkaitan dalam membentuk kemampuan berpikir ilmiah siswa. Oleh karena itu, penguatan literasi sains memerlukan pembelajaran yang lebih kontekstual, partisipatif, dan berorientasi pada pengalaman ilmiah agar siswa mampu menggunakan pengetahuan sains secara lebih bermakna dalam berbagai situasi nyata.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

teaching

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan keguruan dan ilmu ...