Digitalisasi sistem pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah menjadi instrumen vital dalam meningkatkan daya saing UMKM Karawo di Galeri Olaku, Kota Gorontalo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digitalisasi dan dampaknya terhadap efisiensi serta daya saing UMKM binaan Bank Indonesia. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, penelitian ini mengevaluasi berbagai sumber data sekunder terkait implementasi teknologi finansial. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan QRIS berhasil meningkatkan volume transaksi sektor kreatif hingga 120% dan efisiensi operasional sebesar 30% melalui pencatatan keuangan yang lebih transparan. Meskipun menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan merchant mencapai 40% secara tahunan, implementasi ini masih menghadapi hambatan berupa rendahnya literasi digital perajin, resistensi budaya konsumen lokal terhadap transaksi non-tunai, serta manajemen keuangan yang belum terintegrasi secara otomatis. Bank Indonesia memegang peran strategis dalam mengatasi kendala tersebut melalui pendampingan berkelanjutan dan edukasi intensif. Sinergi antara kearifan lokal kain Karawo dan strategi "Digital-First" diharapkan mampu mendorong UMKM naik kelas menjadi usaha yang resilien dan berdaya saing global tanpa meninggalkan identitas tradisionalnya.
Copyrights © 2026