Abstract: Tuberkulosis paru masih menjadi salah satu penyakit menular dengan beban kesehatan masyarakat tinggi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Tingginya risiko penularan pada kontak serumah menjadikan keluarga berperan penting dalam upaya pencegahan. Namun, rendahnya pengetahuan dan literasi kesehatan keluarga sering menghambat penerapan perilaku pencegahan penularan. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti ilmiah mengenai efektivitas intervensi audiovisual berbasis keluarga dalam pencegahan penularan tuberkulosis paru. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review mengikuti pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses 2020 dan Joanna Briggs Institute. Pencarian literatur dilakukan pada basis data Scopus, PubMed, Web of Science, ScienceDirect, dan Google Scholar terhadap artikel yang dipublikasikan tahun 2021–2026. Sebanyak 10 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan sintesis naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi audiovisual berbasis keluarga meningkatkan pengetahuan, literasi kesehatan, perilaku preventif, dan keterlibatan keluarga dalam pengawasan pengobatan serta pencegahan penularan di rumah tangga. Media audiovisual juga ditemukan lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional dalam meningkatkan pemahaman dan retensi informasi kesehatan. Intervensi ini berpotensi menjadi strategi promosi kesehatan yang inovatif untuk mendukung pengendalian tuberkulosis paru berbasis keluarga dan komunitas.
Copyrights © 2026