Abstract: Tukang suun wanita di pasar tradisional Bali didominasi oleh sektor informal dengan metode kerja manual material handling (MMH) yang berisiko tinggi. Pengangkutan beban berat secara repetitif (30–50 kg) menggunakan kepala tanpa alat bantu, serta pengabaian prinsip ergonomi, membuat pekerja sangat rentan mengalami masalah kesehatan kerja. Penelitian ini untuk mengatahui hubungan antara faktor-faktor dengan keluhan musculoskeletal disorders dan kelelahan kerja. Metode: dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik cross- sectional, tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan random sampling dari semua pekerja yang berjumlah 35 orang pekerja yang berprofesi sebagai tukang suun, data yang dikumpulkan berupa data primer dan di lakukan uji analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Chi-square untuk mencari hubungan. Hasil: ditemukan bahwa keluhan muskuloskeletal, disorders (MSDs) dan kelelahan kerja secara bermakna lebih tinggi pada umur, masa kerja, lama kerja, waktu istirahat dan status gizi kurang. Kesimpulan: faktor internal berhubungan dengan keluhan musculoskeletal (MSDs) dan kelelahan kerja pada pekerja tukang suun wanita
Copyrights © 2026