Permasalahan ketersediaan air bersih selama musim kemarau menjadi tantangan utama bagi warga di Perumahan Kampung Pemulung Hertasning Makassar. Sebagai upaya mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem pemantauan penggunaan air yang berfungsi untuk merekam data penggunaan air warga serta menampilkan hasil analisis data pemakaian air selama satu bulan. Berdasarkan hasil pengumpulan data, total volume air yang digunakan oleh seluruh warga dalam satu hari adalah sebesar 4.026,8 liter, dengan rata-rata penggunaan air per rumah sebesar 129 liter/hari. Analisis persentase penggunaan air menunjukkan bahwa 50% rumah menggunakan air dalam batas normal (<150 liter/hari), 45% rumah mendekati batas konsumsi boros (150–200 liter/hari), dan 5% rumah tergolong boros (>200 liter/hari). Hasil ini dapat memberikan gambaran mengenai pola penggunaan air di lingkungan tersebut, sehingga dapat menjadi dasar dalam pengelolaan sumber daya air secara optimal selama musim kemarau. Selain itu, dilakukan pengujian tingkat kegunaan sistem menggunakan SUS. Hasil pengujian menunjukkan skor SUS sistem sebesar 79,08 yang berarti bahwa sistem termasuk dalam kategori usable, yaitu sistem mudah digunakan, bermanfaat, dan dapat diterima dengan baik oleh pengguna.
Copyrights © 2026