Penelitian ini menganalisis pengaruh keuangan berkelanjutan (sustainable finance) dan Corporate Governance Perception Index (CGPI) terhadap profitabilitas bank yang diukur dengan Return on Assets (ROA). Sampel terdiri atas enam bank di Indonesia periode 2019–2023 (30 observasi), dipilih secara purposive sampling berdasarkan ketersediaan data CGPI dari IICG. Analisis menggunakan regresi data panel dengan model random effect dan robust standard errors untuk mengatasi heteroskedastisitas. Sustainable finance diukur menggunakan logaritma natural total pembiayaan berkelanjutan (log SF) untuk menormalisasi distribusi data antarbank. Hasil menunjukkan bahwa sustainable finance tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA (β = -0,000029; p = 0,960), sementara CGPI berpengaruh positif signifikan (β = 0,1556; p < 0,001). Variabel kontrol COVID-19 berpengaruh negatif signifikan (β = -0,748; p = 0,004). Penelitian ini berkontribusi dalam membuktikan bahwa tata kelola perusahaan merupakan penentu profitabilitas yang lebih kuat dibandingkan pembiayaan berkelanjutan dalam jangka pendek, dan memperkuat argumentasi bahwa efek sustainable finance pada perbankan bersifat laten dan memerlukan horizon waktu yang lebih panjang
Copyrights © 2026