Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep murid sejati berdasarkan QS. At-Taubah ayat 122 melalui pendekatan tafsir, serta mengaitkannya dengan konsep objek pendidikan dalam Islam. Ayat ini menegaskan bahwa tidak seluruh umat Islam harus terlibat dalam peperangan, melainkan sebagian di antaranya perlu memperdalam ilmu agama (tafaqquh fi al-din) untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa peran murid dalam Islam tidak hanya sebagai penerima ilmu, tetapi juga sebagai individu yang bertanggung jawab dalam memahami, mengamalkan, dan menyebarluaskan ilmu. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif, melalui kajian terhadap Al-Qur’an, kitab tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa murid sejati memiliki karakter utama berupa semangat tinggi dalam menuntut ilmu, kesungguhan dalam memahami pengetahuan secara mendalam, serta kesadaran akan tanggung jawab sosial. Dengan demikian, konsep murid dalam Islam tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga mencakup dimensi moral, spiritual, dan sosial. Pendidikan Islam diarahkan untuk membentuk individu yang berilmu, berakhlak, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Copyrights © 2026