Eating disorder telah dijadikan sebagai salah satu jenis masalah kesehatan mental khususnya pada remaja. Kesehatan mental memiliki korelasi antara gut-microbial dan brain axis yang mempengaruhi suasana hati. Adapun makanan yang bertanggung jawab terhadap kesehatan usus dan mikroba di dalamnya adalah probiotik dan prebiotik. Untuk meningkatkan kesadaran pola konsumsi makanan sehat maka pengabdian ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi sekaligus mencicipi dan mengkreasikan makanan probiotik dan prebiotik pada remaja yang ada di MTS Negeri 02 Lombok Tengah. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini berupa pemberian materi dengan ceramah, diskusi interaktif antara siswa dan pemateri, memperkenalkan jenis makanan probiotik dan prebiotik berbasis pangan lokal secara langsung, serta siswa mengkreasikan makanan tersebut sesuai dengan kreativitas mereka dan langkah terakhir adalah wawancara mengenai rasa dari makanan baik rasa original maupun hasil kreasi siswa. Pada pengabdian ini juga peserta diberikan kuisioner untuk mengetahui pengetahuan siswa tentang probiotik dan prebiotik. Pengabdian ini dihadiri oleh 29 siswa kelas IXA dengan peserta laki-laki 10.34% dan perempuan 89.66%. Hasil kuisioner menunjukan bahwa persentase siswa yang belum mengetahui definisi probiotik dan definisi prebiotik sebesar 72.41% dan 86.21%, namun siswa telah mengetahui contoh makanan probiotik dan prebiotik sebesar 68.96% dan 89.66%, serta manfaatnya bagi tubuh sebesar 72.41%. Rendahnya pengetahuan tentang definisi probiotik dan prebiotik namun, tinggi dalam pengetahuan tentang contoh dan manfaat dari probiotik dan prebiotik menunjukkan bahwa terjadi kesenjangan konseptual. Fenomena ini dapat diatasi dengan intervensi edukasi agar terbentuk konsep pemahaman formal pada pembelajaran.
Copyrights © 2026