Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model manajemen pelatihan talenta guna meningkatkan daya saing institusi pendidikan tinggi, dengan studi kasus di Guangxi University of Foreign Language. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa pelatihan talenta di universitas ini terbentuk dari sebelas dimensi utama, meliputi relevance, evaluation, aims, communication, time, opportunity, reward, fineness, advanced, connection, dan efficiency, yang disintesis ke dalam satu kerangka yang disebut REACTOR FACE. Model ini mendorong peningkatan kompetensi kebahasaan, multikultural, dan kesiapan kerja lintas negara. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan talenta yang dikelola secara strategis dengan panduan REACTOR FACE dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat daya saing institusi di era global.
Copyrights © 2022