Penelitian fenomenologi ini bertujuan mengkaji dampak konten TikTok terhadap perilaku bullying pada siswa sekolah dasar di Kota Ternate. Partisipan penelitian terdiri atas 12 siswa yang dipilih secara acak dari SDN 14 dan SDN 15 Ternate, dengan dukungan informan tambahan berupa guru dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten TikTok memengaruhi perilaku bullying melalui tiga mekanisme utama, yaitu normalisasi perilaku agresif, imitasi sosial, dan desensitisasi emosional. Siswa cenderung memandang ejekan verbal sebagai bentuk humor, meniru bahasa serta interaksi agresif, dan menunjukkan penurunan empati terhadap korban. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan literasi digital kritis dan kesadaran sosial untuk mendorong interaksi yang lebih sehat di lingkungan sekolah dasar.
Copyrights © 2026