Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kebutuhan oksigen (O₂) dalam proses respirasi antara tumbuhan dari kelompok Angiospermae dan Gymnospermae. Penelitian ini dilakukan melalui metode eksperimen menggunakan alat respirometer yang dilaksanakan di Laboratorium Biologi Universitas Maritim Raja Ali Haji pada bulan Mei tahun 2026. Sampel yang diteliti meliputi Hibiscus rosa-sinensis dan Ipomoea Aquatica yang mewakili Angiospermae, serta Pinus merkusii dan Cycas revoluta untuk Gymnospermae. Pengamatan dilakukan dua kali pada setiap sampel dengan menggunakan KOH untuk menyerap karbon dioksida (CO₂) dan larutan eosin sebagai indikator perubahan volume gas di respirometer. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk melihat perbedaan konsumsi oksigen di antara kedua kelompok tumbuhan tersebut. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata konsumsi oksigen pada Gymnospermae adalah 0,95 ml, sedangkan Angiospermae mencatat 0,88 ml. Meski Gymnospermae menunjukkan laju respirasi yang cenderung lebih tinggi, analisis ANOVA menemukan bahwa perbedaan ini tidak signifikan secara statistik karena nilai F-hitung (0,3741) lebih kecil dari F-tabel pada tingkat signifikansi 5% dan 1%. Studi ini mengindikasikan bahwa perbedaan laju respirasi dipengaruhi oleh faktor fisiologis, struktur anatomi, metabolisme, serta kondisi lingkungan saat pengamatan. Oleh karena itu , dapat disimpulkan bahwa kebutuhan oksigen dalam proses respirasi antara kelompok Angiospermae dan Gymnospermae tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.
Copyrights © 2026