Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberadaan bakteri coliform pada sampel air limbah menggunakan metode Most Probable Number (MPN). Air limbah yang tidak diolah dengan baik berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan dan penyebaran mikroorganisme patogen. Digunakann media Lauryl Tryptose Broth (LTB) pada uji pendugaan dan Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB) pada uji penegasan. Sebanyak 15 sampel air limbah dianalisis untuk menentukan jumlah bakteri coliform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel terkontaminasi bakteri coliform dengan nilai MPN yang bervariasi antara <1,8 hingga >1600 MPN/100 mL. Beberapa sampel menunjukkan tingkat pencemaran yang sangat tinggi, sedangkan beberapa lainnya tidak terdeteksi mengandung coliform. Perbedaan tingkat pencemaran dipengaruhi oleh kondisi sanitasi, kandungan bahan organik, suhu, dan karakteristik sumber limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sampel belum memenuhi standar kualitas mikrobiologis sehingga diperlukan pengelolaan limbah yang lebih baik.
Copyrights © 2026