Penelitian ini bertujuan merumuskan model pembelajaran matematika berbasis metakognisi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Artikel ini disusun sebagai kajian konseptual dengan metode studi kepustakaan melalui telaah terhadap teori metakognisi, pemecahan masalah matematika, regulasi diri, dan pembelajaran reflektif. Data diperoleh dari artikel jurnal, buku akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan, kemudian dianalisis secara deskriptif-kualitatif menggunakan analisis isi. Hasil kajian menghasilkan model pembelajaran yang terdiri atas lima tahap, yaitu orientasi masalah, perencanaan strategi, pemantauan proses penyelesaian, evaluasi jawaban, dan refleksi hasil belajar. Setiap tahap dirancang untuk membantu siswa memahami masalah, memilih strategi, mengontrol langkah penyelesaian, memeriksa kebenaran jawaban, serta merefleksikan proses berpikirnya. Model ini menempatkan guru sebagai fasilitator yang membimbing siswa melalui pertanyaan metakognitif, diskusi, dan refleksi. Secara konseptual, model pembelajaran matematika berbasis metakognisi dapat menjadi alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, sadar, dan bermakna. Kajian ini merekomendasikan pengembangan perangkat pembelajaran dan pengujian keterlaksanaan model dalam praktik kelas agar kontribusinya terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika dapat diamati secara lebih mendalam pada berbagai jenjang pendidikan dan karakteristik siswa, sekaligus memperkuat budaya belajar reflektif dalam pembelajaran matematika di sekolah secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026