Industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) merupakan segmen strategis dalam pariwisata bisnis global yang pertumbuhannya menimbulkan dampak lingkungan serius, mulai dari akumulasi limbah hingga peningkatan emisi karbon. Urgensi transformasi menuju model penyelenggaraan yang bertanggung jawab mendorong lahirnya konsep sustainable event sebagai respons ekologis dan sosial dari ekosistem industri ini. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi sustainable event yang relevan dalam industri MICE era modern sekaligus menganalisis hambatan-hambatan implementasinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis library research dengan teknik analisis isi (content analysis) terhadap literatur ilmiah terbitan 2021–2025 yang bersumber dari platform akademik bereputasi. Hasil penelitian mengungkapkan enam strategi utama, yakni penerapan paperless event, pengelolaan sampah berbasis prinsip reduce, reuse, recycle, efisiensi energi, pemilihan venue bersertifikasi hijau, sustainable catering berbahan lokal, serta optimalisasi transportasi rendah emisi. Adapun hambatan yang teridentifikasi meliputi tingginya biaya investasi awal, keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi keberlanjutan pelaku industri, absennya regulasi yang komprehensif, serta resistensi perilaku peserta event. Kajian ini menyimpulkan bahwa transformasi industri MICE menuju keberlanjutan memerlukan sinergi antara inovasi operasional, penguatan regulasi pemerintah, serta perubahan budaya secara menyeluruh.
Copyrights © 2026