Perkembangan media sosial di era digital semakin membuat banyak mahasiswa menggunakan second account Instagram. Second account Instagram digunakan sebagai ruang yang lebih pribadi untuk menyampaikan perasaan dan identitas diri. Intensitas penggunaan second account di Instagram terkait erat dengan tingkat keterbukaan diri, yaitu proses di mana seseorang membagikan pikiran, perasaan, dan pengalaman pribadi melalui komunikasi di dunia digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan second account Instagram dengan keterbukaan diri pada mahasiswa fakultas ekonomi dan bisnis universitas khairun ternate. Penelitian ini menganalisis data dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Subjek penelitian terdiri dari 335 mahasiswa yang dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan dua alat ukur dalam satu konstruk variabel X, yaitu skala yang mengukur intensitas penggunaan media sosial Instagram dan skala yang mengukur penggunaan second account Instagram, serta variabel Y yang diukur melalui skala keterbukaan diri. Data dianalisis menggunakan korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan second account di Instagram serta tingkat keterbukaan diri berada dalam kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kedua variabel tersebut (r = 0,752; p < 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara intensitas penggunaan second account Instagram dengan tingkat keterbukaan diri mahasiswa. Semakin tinggi tingkat penggunaannya, maka semakin tinggi pula tingkat kebukaan diri mahasiswa.
Copyrights © 2026