Abstrak Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kendala operasional yang dialami pelaku UMKM produsen abon ikan di Desa Orong Gerisak, Kabupaten Lombok Timur. Mereka kesulitan menetapkan harga jual yang kompetitif di pasar, sehingga bisnis cenderung stagnan dan berisiko merugi. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi komprehensif mengenai studi kelayakan bisnisâ€â€Âtermasuk analisis SWOT dan penentuan harga jualâ€â€Âagar UMKM dapat menemukan celah kompetitif dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Pelaksanaan edukasi menggunakan metode pemaparan materi yang dilanjutkan dengan diskusi mendalam secara interaktif. Materi difokuskan pada enam aspek kelayakan bisnis: legalitas, lingkungan, pasar dan pemasaran, teknis dan teknologi, manajemen dan SDM, serta keuangan. Sasaran kegiatan ini adalah 11 pelaku UMKM di dusun Orong Gerisak, dan dilaksanakan secara terintegrasi dengan program MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka) mahasiswa Universitas Mataram. Kegiatan edukasi berjalan lancar dan disambut antusias oleh para peserta. Berdasarkan sesi diskusi interaktif, fokus utama peserta mengerucut pada permasalahan nyata di aspek keuangan, khususnya strategi menentukan harga jual, menghadapi kompetitor dengan harga lebih murah, dan menghindari kerugian. Melalui edukasi ini, peserta diberikan pemahaman bahwa perhitungan keuntungan sebaiknya didasarkan pada kumpulan produksi (batch), bukan sekadar per satuan produk, sehingga harga jual dapat lebih bersaing sekaligus mempertahankan kualitas. Edukasi studi kelayakan bisnis terbukti menjadi solusi praktis untuk menjawab kendala operasional yang dihadapi UMKM, khususnya dalam penentuan harga dan analisis keuangan dasar. Untuk mendukung pertumbuhan yang lebih optimal, direkomendasikan adanya tindak lanjut berupa pelatihan tata kelola keuangan yang sistematis agar pelaku UMKM mampu mengevaluasi kinerja bisnisnya secara mandiri. Kata Kunci: UMKM, Kelayakan Bisnis, Harga Jual, Aspek Keuangan, Pemberdayaan Masyarakat.
Copyrights © 2026