Pengawasan mutu merupakan aspek penting dalam industri pangan untuk menjamin kualitas dan keamanan produk, khususnya pada produksi mi instan varian soto di PT XYZ Bogor. Kebutuhan konsumen terhadap pangan praktis yang aman dan bermutu menuntut perusahaan menerapkan sistem pengendalian yang konsisten dan terdokumentasi pada setiap tahapan proses produksi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan pengawasan mutu pada proses produksi mi instan varian soto. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung di lini produksi Departemen Noodle, wawancara dengan staf Quality Control, serta pengujian parameter fisik, kimia, dan sensori sesuai standar perusahaan dan SNI. Hasil menunjukkan bahwa pengawasan dilakukan sejak penerimaan bahan baku, pencampuran, pembentukan lembaran, pengukusan, penggorengan sebagai CCP, hingga pengemasan dan penggudangan dengan prinsip FIFO. Parameter kritis seperti kadar air tepung ≤ 14%, pH larutan alkali 9–11, suhu penggorengan 130–150°C, FFA ± 0,35 mg KOH/g, dan POV ± 3,48 mek O2/kg berada dalam batas standar. Pengujian produk jadi meliputi kadar air, kadar abu, mutu sensori, mikrobiologi, dan ketahanan kemasan menggunakan vacuum leak tester. Secara umum, sistem pengawasan mutu berjalan efektif dalam menjaga konsistensi kualitas dan keamanan produk.
Copyrights © 2026