PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri kemasan fleksibel jenis Biaxially Oriented Polypropylene (BOPP). Tujuan dari penelitian ini yaituh untuk mengetahui penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Identifikasi Risiko dan mengetahui seberapa efektif penerapan program K3 dengan metode HIRADC. Objek dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja dengan total 19 pekerja pada area proses produksi kemasan fleksibel. Teknik dan metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Metode HIRADC memberikan gambaran yang jelas tentang implementasi di area produksi kemasan fleksibel, yang meliputi identifikasi bahaya, penilaian risiko, dan pengendalian risiko. Data sekunder dikumpulkan melalui wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan pencarian referensi. Hasil penelitian yang didapatkan pada area produksi kemasan fleksibel terdapat 8 area kerja dengan tingkat risiko yang cukup tinggi. Alat kerja yang tidak bisa dihilangkan adalah alat kerja mekanik yaitu cutter karena setiap stasiun kerja selalu menggunakan cutter, maka dari itu pengendalian yang dilakukan berdasarkan HIRADC yaitu penambahan Alat Pelindung Diri (sarung tangan anti cutter) dengan maksud untuk menurunkan resiko kecelakaan kerja.
Copyrights © 2026