Studi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang muncul pada siswa sekolah dasar yang sering kali berfokus pada kemampuan literasi, namun tidak dibarengi dengan pemahaman kontekstual. Siswa mampu membaca teks dengan lancar, namun kesulitan menghubungkannya dengan realitas kehidupan. Model pembelajaran konvensional cenderung menghasilkan siswa yang mahir membaca, namun lemah dalam penerapan konteks nyata. Studi ini bertujuan menyajikan solusi terkait permasalahan pembelajaran yang dibalut dalam perencanaan pembelajaran dengan mengimplementasikan pendekatan multisensori dan roleplay kelompok. Studi dilakukan menggunakan metode kajian literatur atau studi pustaka. Selanjutnya, sumber literatur tersebut dikaji, lalu dibuat hasil dan pembahasan sehingga dapat disusun kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kedua model pembelajaran yang relevan digunakan dalam memitigasi permasalahan pembelajaran dalam konteks Pendidikan Pancasila.
Copyrights © 2026