QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Vol. 2 No. 1 (2026): 2026

Fenomena FOMO dan Impulsive Buying Urgensi Pendidikan Perilaku Konsumen Islami di Era Digital

Dwi Ayu Widyaningsih (Institut Al-Ma'arif Way Kanan)
Mustika Hayati (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Alzena Fleta Ramadhani (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Naufa Hana Shafira (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Alexa Oktav Violin (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Sabila Aya Sofia (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Cheril Salsa Danisa (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Putri Rahma Beliasari (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Kartini (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Dwi Astuti (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Wahyu Erlangga (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Wanda Juli Atmaja (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Tri Handoko (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)
Dody Pratama (Institut Al-Ma’arif Way Kanan)



Article Info

Publish Date
01 Jun 2026

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dan impulsive buying semakin meningkat di era digital dan memengaruhi perilaku konsumsi mahasiswa. Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran dari konsumsi rasional menuju konsumsi emosional yang berpotensi tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FOMO dan impulsive buying terhadap perilaku konsumsi mahasiswa, mengidentifikasi tingkat pemahaman terhadap perilaku konsumen Islami, serta mengembangkan model edukasi berbasis pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi, wawancara, focus group discussion (FGD), serta pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO dan impulsive buying berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa yang cenderung tidak rasional. Namun, intervensi edukatif berbasis pengabdian kepada masyarakat terbukti mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai konsumsi Islami, seperti qana’ah, wasathiyah, dan larangan israf. Model edukasi yang diterapkan secara partisipatif melalui sosialisasi, workshop, dan refleksi juga efektif dalam membentuk kesadaran konsumsi yang lebih etis. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai syariah dalam pembelajaran menjadi penting untuk membentuk perilaku konsumen yang bijak di era digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

qawiun

Publisher

Subject

Religion Humanities Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences

Description

QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (e-ISSN 3110-3391 LINK) adalah jurnal akses terbuka yang ditinjau oleh rekan sejawat yang mengikuti kebijakan tinjauan single-blind. Ruang lingkup publikasi mencakup bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat yang berfokus pada inovasi ...