Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Labeling Vegan dan Citra Merek terhadap Niat Beli produk kosmetik ESQA di kalangan konsumen Generasi Z di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausal asosiatif, di mana data dikumpulkan dari 96 responden melalui distribusi kuesioner online via Google Forms menggunakan teknik pengambilan sampel non-probabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS versi 26, meliputi uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, pengujian hipotesis parsial (uji-t), pengujian simultan (uji-F), dan uji koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Labeling Vegan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli, dengan nilai t sebesar 2,740 dan nilai signifikansi 0,007, membuktikan bahwa sertifikasi etis yang jelas dapat merangsang Niat Beli konsumen. Variabel Citra Merek juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Niat Beli, dengan nilai t sebesar 5,650 dan nilai signifikansi 0,000, menunjukkan bahwa Citra Merek yang positif memainkan peran penting dalam benak konsumen muda. Temuan ini menegaskan bahwa Citra Merek memiliki kontribusi yang lebih dominan dalam mendorong Niat Beli konsumen dibandingkan dengan variabel Pelabelan Vegan. Secara bersamaan melalui uji F, kedua variabel independen terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap Niat Beli konsumen. Oleh karena itu, disarankan agar praktisi bisnis kosmetik ESQA terus memperkuat Citra Merek kecantikan mereka di kalangan konsumen muda dan mengoptimalkan penyampaian informasi pelabelan produk yang kredibel. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan efektivitas strategi Pemasaran Hijau untuk meningkatkan Niat Beli Generasi Z di daerah perkotaan dengan memanfaatkan kekuatan Citra Merek dan label produk etis sebagai alat utama untuk memengaruhi preferensi konsumen.
Copyrights © 2026