Penelitian mengenai strategi menyimak di perguruan tinggi masih relatif terbatas, padahal menyimak merupakan keterampilan fundamental yang berperan penting dalam proses pembelajaran akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi menyimak mahasiswa dalam pembelajaran berbasis proyek dengan menempatkannya sebagai bentuk regulasi kognitif dan metakognitif dalam mengelola beban kognitif. Menyimak dipahami sebagai proses aktif yang melibatkan pengendalian perhatian, pemantauan, dan evaluasi pemahaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 30 mahasiswa semester pertama Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Data diperoleh melalui observasi, refleksi tertulis, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara iteratif melalui reduksi, pengkodean, kategorisasi, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa mengembangkan strategi menyimak yang adaptif melalui integrasi strategi kognitif, metakognitif, dan afektif. Strategi seperti note-taking, repeated listening, dan inferencing berfungsi tidak hanya untuk memahami informasi, tetapi juga untuk mengelola keterbatasan kapasitas kognitif. Kesulitan menyimak muncul dari interaksi kompleks antara faktor kognitif, teknis, dan afektif yang meningkatkan beban kognitif. Dalam kondisi tersebut, strategi menyimak berperan sebagai mediator antara listening effort dan pemahaman. Temuan ini menegaskan bahwa strategi menyimak merupakan bagian dari sistem regulasi diri yang terintegrasi dengan metakognisi dan beban kognitif, serta memiliki implikasi penting bagi pengembangan pembelajaran menyimak yang lebih reflektif dan strategis.
Copyrights © 2026