Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. Salah satu metode yang digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan tersebut adalah melalui Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Penilaian ini mencerminkan persepsi pasien terhadap pelayanan yang diberikan oleh perawat selama menjalani perawatan di ruang rawat inap. Karya ilmiah akhir ini bertujuan untuk menganalisis kepuasan pasien dengan menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap Pelayanan Kesehatan di Ruang Rawat Inap Aqsha 1 Rumah Sakit Pemerintah Aceh. Desain studi kasus yang digunakan adalah cross-sectional study. Sampel studi kasus berjumlah 24 responden pasien yang dirawat di ruangan tersebut. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dan dianalisis secara deskriptif. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa secara umum tingkat kepuasan pasien berada dalam kategori sangat baik, dengan nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 81,83%. Unsur pelayanan dengan kategori sangat baik terdapat pada biaya/tarif. Sementara itu, pada kategori baik, yaitu perilaku petugas, persyaratan pelayanan, kompetensi petugas, standar pelayanan, prosedur pelayanan, serta sarana prasarana. Adapun unsur yang berada pada kategori kurang baik yaitu penanganan pengaduan dan waktu pelayanan. Kesimpulan dari studi ini adalah pelayanan kesehatan di Ruang Rawat Inap Aqsha 1 berada pada kategori sangat baik dan telah memenuhi harapan sebagian besar pasien. Namun demikian, peningkatan mutu pelayanan tetap diperlukan terutama pada aspek kecepatan pelayanan dan penanganan pengaduan guna meningkatkan kepuasan pasien secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026