Paparan sinar matahari memberikan efek positif maupun negatif pada kulit. Efek tersebut tergantung oleh panjang dan frekuensi paparan, intensitas sinar matahari dan sensitivitas individu yang terpapar. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan ekstrak kulit nanas (Ananas comosus) sebagai bahan aktif alami dalam formulasi sunblock, mengingat kulit nanas mengandung antioksidan dan enzim bromelain yang berpotensi melindungi kulit dari radikal bebas serta efek negatif sinar UV. Metode penelitian dilakukan melalui proses pembuatan ekstrak kulit nanas, formulasi dalam tiga variasi komposisi, serta pengujian efektivitas menggunakan kartu UV. Hasil menunjukkan bahwa formulasi ketiga menghasilkan tekstur sunblock yang paling optimal, yaitu mudah di-blend, ringan di kulit, dan mampu melembapkan tanpa meninggalkan rasa berminyak. Pengujian menggunakan kartu UV membuktikan bahwa produk dapat menurunkan intensitas paparan sinar ultraviolet secara signifikan. Dengan demikian, ekstrak kulit nanas terbukti memiliki potensi sebagai bahan aktif alami dalam pembuatan sunblock yang efektif, aman, dan ramah lingkungan dibandingkan produk berbahan kimia sintetis. Berdasarkan hasil penelitian “Pemanfaatan Ekstrak Kulit Nanas Sebagai Bahan Aktif dalam Pembuatan Sunblock Alami”, dapat disimpulkan bahwa formulasi sunblock berbahan dasar ekstrak kulit nanas (Ananas Comosus) berpotensi sebagai produk pelindung kulit alami yang efektif terhadap paparan sinar ultraviolet.
Copyrights © 2026