Urgensi penelitian data cacat pada UMKM Kerajinan Aksesoris didasarkan pada tingginya tingkat kegagalan produk, seperti lonjakan angka cacat yang mencapai 4,25% pada awal 2025, yang memicu pembengkakan biaya operasional dan melemahnya daya saing di tengah persaingan global di era Society 5.0. Penelitian ini sangat penting untuk memutus siklus manajemen "pemadam kebakaran" yang reaktif dan intuitif, dan menggantinya dengan manajemen mutu berbasis data (Kualitas 4.0) yang mampu mendeteksi pola kegagalan secara akurat melalui kerangka kerja Visual Analytics. Dengan mengubah data mentah menjadi wawasan visual melalui model 4-Dimensional Bubble Risk Matrix, penelitian ini bertujuan untuk menjembatani keterbatasan literasi digital UMKM melalui penyediaan sistem pendukung keputusan yang interaktif dan mudah ditafsirkan dibandingkan dengan format tabel statis konvensional. Hasil yang diinginkan menurut hipotesis adalah kemampuan untuk mengidentifikasi secara akurat risiko prioritas tertinggi seperti "Instabilitas Tegangan Ikatan" (RPN 448), sehingga strategi mitigasi berupa SOP Visual, pelatihan rutin, dan uji tarik manual dapat diimplementasikan secara efektif untuk mengurangi jumlah cacat sekaligus membangun budaya kualitas digital yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026