GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika
Vol. 9 No. 1 (2026)

Pengaruh Pembelajaran Inquiri-STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bangun Ruang

Nikmatul Maulana (Universitas Islam Zainul Hasan Genggong)
Wahyu Lestari (Universitas Islam Zainul Hasan Genggong)
Athar Zaif Zairozie (Universitas Islam Zainul Hasan Genggong)



Article Info

Publish Date
31 May 2026

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dan menilai efektivitas penerapan model pembelajaran inquiry – STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Masing-masing kelompok berjumlah 25 siswa sehingga total sampel penelitian sebanyak 50 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest pada kelompok eksperimen sebesar 54,52, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 53,56. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif setara. Setelah perlakuan yang diberikan, rata-rata skor posttest pada kelompok eksperimen meningkat menjadi 87,28, sedangkan kelompok kontrol mencapai 72,20. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t (independent sampel t test) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran inquiry – STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, nilai N-Gain pada kelompok eksperimen sebesar 0,72 berada pada kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran inquiry–STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata kunci: inquiry–STEM, berpikir kritis, bangun ruang Abstract This study aims to examine the impact and evaluate the effectiveness of implementing the inquiry-based STEM learning model on students’ critical thinking skills in the context of three-dimensional shapes. This study employs a quantitative approach using a nonequivalent control group design. The research subjects consisted of two groups: an experimental group and a control group. Each group comprised 25 students, resulting in a total sample size of 50 students. Data collection was conducted using a critical thinking skills test administered as a pretest and posttest. The results showed that the average pretest score for the experimental group was 54.52, while that of the control group was 53.56. These results indicate that the initial abilities of both groups were relatively comparable. After the intervention, the average posttest score in the experimental group increased to 87.28, while the control group reached 72.20. The results of the hypothesis test using the t-test (independent samples t-test) showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of the inquiry–STEM learning model on students’ critical thinking skills. Furthermore, the N-Gain value in the experimental group of 0.72 falls into the high category. These results indicate that the inquiry–STEM learning model is effective in enhancing students’ critical thinking skills Keywords: inquiry–STEM, critical thinking, three-dimensional shapes

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

gauss

Publisher

Subject

Mathematics

Description

Jurnal ini berisikan kajian ilmiah dan hasil penelitian dibidang matematika dan pendidikan ...