Athar Zaif Zairozie
Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMART BOOK BERBANTUAN BOOK CREATOR TINGKAT SMP DITINJAU DARI SEGI KEVALIDAN Jamiatun Nasikhah; Athar Zaif Zairozie; Darwin Djeni
JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Vol 5 No 2 (2022): JURNAL MathEdu (Mathematic Education Journal) Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/mathedu.v5i2.4067

Abstract

This study aims to produce a smart book mathematics learning media assisted by a valid book creator at the junior high school level. This research uses development research (R&D) with the ADDIE development model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data collection was carried out using a questionnaire technique. The results of the analysis of the media expert's assessment have an average score of 95.5 which means the media is declared in the valid category by media experts. The results of the analysis of the material expert's assessment have an average score of 94 which means the media is declared in the very valid category by material experts.
Analisis Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika di Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam Moh Hafas Al-Ahdab Villa; Ainol Ainol; Athar Zaif Zairozie
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.82 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3561

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui minat belajar siswa dan upaya yang perlu dilakukan untuk meningkatkan minat belajar siswa pada pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui triangulasi yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian pada penelitian ini adalah siswa kelas XI Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam dan salah satu guru mata pelajaran matematika. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas siswa memiliki minat belajar yang masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni dari guru, keluarga, teman dan sarana prasarana yang memadai. Untuk mengatasi hal tersebut guru melakukan upaya dengan menciptakan pembelajaran yang menarik misalnya dengan menggunakan media pembelajaran saat pembelajaran berlangsung. Selain itu, orang tua juga perlu memberikan dorongan dan motivasi kepada anaknya sehingga minat anak dalam belajar semakin meningkat.Kata Kunci: Minat belajar, Pembelajaran matematika, Siswa AbstractThe purpose of this study is to determine student interest in learning and the efforts that need to be made to increase student interest in learning mathematics. The type of research used is descriptive-qualitative with data collection techniques through triangulation, namely observation, interviews, and documentation. The research subjects in this study were students of class XI Madrasah Aliyah Tarbiyatul Islam and one of the mathematics teachers. Based on the results of the study, it was found that the majority of students had a low interest in learning. This is influenced by several factors, namely teachers, family, friends, and adequate infrastructure. To overcome this, the teacher makes efforts to create interesting learning experiences, for example, by using learning media when learning takes place. In addition, parents also need to provide encouragement and motivation to their children so that the children's interest in learning increases.Keywords: Learning interest, Math Learning, Student
ANALISIS KETERAMPILAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL MENGGUNAKAN TEKNOLOGI DESMOS Saminatus zuhriyah; Endah Tri Wisudaningsih; Athar Zaif Zairozie
Jurnal Ilmiah Matematika Realistik Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH MATEMATIKA REALISTIK
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/ji-mr.v6i1.317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan komunikasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) dengan bantuan media Desmos. Keterampilan komunikasi matematis sangat penting dimiliki siswa abad 21 untuk dapat menyampaikan ide dan pemikiran matematis secara tertulis maupun visual. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Populasi dari penelitian ini adalah 6 siswa kelas VIII MTs Zainul Anwar. Teknik pengumpulan data dilakukan Observasi, Dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data terdiri dari kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Pengecekan keabsahan temuan terdiri dari kredibilitas, Transferbilitas, Dependebility dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan media Desmos mampu memvisualisasikan penyelesaian SPLDV secara lebih jelas dan terstruktur. Beberapa siswa dapat mengungkapkan gagasan, menginterpretasikan grafik, dan menyimpulkan jawaban dengan baik melalui bantuan teknologi ini. Penggunaan Desmos juga terbukti mendukung peningkatan kemampuan representasi dan komunikasi matematis siswa dalam pembelajaran yang lebih bermakna dan interaktif.
Pengaruh Model Pembelajaran PBL–STEM terhadap Kemampuan Literasi Matematis pada Materi Statistika Nendi Alfiyatul Mukarromah; Wahyu Lestari; Athar Zaif Zairozie
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/5xzz7533

Abstract

Abstrak Penelitian tersebut bertujuan untuk meneliti pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis Problem Based Learning terintegrasi STEM (PBL-STEM) pada kemampuan literasi matematis siswa pada materi statistika kelas VII di SMPN 1 Pajarakan. Studi tersebut menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment berupa Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian mencakup dua kelas, yakni kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran PBL-STEM serta kelas kontrol yang menerapkan metode konvensional. Cara pengumpulan data meliputi tes, observasi, serta dokumentasi, yang kemudian diolah dan dianalisis melalui pengujian normalitas, homogenitas, perhitungan N-Gain, dan uji Independent Sample t-test. Hasil riset menunjukkan munculnya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok dengan skor signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai mean posttest kelompok perlakuan lebih besar daripada kelompok pembanding, disertai peningkatan yang lebih baik. Maka, pendekatan PBL-STEM terbukti berhasil mengembangkan kemampuan literasi matematis siswa secara secara lebih optimal dan kontekstual. Kata kunci: PBL-STEM, literasi matematis, statistika, quasi experiment, pembelajaran matematika Abstract The study aims to investigate the effect of implementing a Problem-Based Learning model integrated with STEM (PBL–STEM) on students’ mathematical literacy skills in statistics for Grade VII students at SMPN 1 Pajarakan. This research uses a quantitative method with a quasi-experimental design in the form of a Pretest–Posttest Nonequivalent Control Group Design. The research subjects consist of two classes, namely an experimental class that received PBL–STEM instruction and a control class that was taught using conventional methods. Data collection techniques include tests, observations, and documentation, which are then processed and analyzed using normality tests, homogeneity tests, N-Gain calculations, and the Independent Sample t-test. The findings show a significant difference between the two groups, with a significance value of 0.000 < 0.05. The mean posttest score of the experimental group is higher than that of the control group, along with a greater improvement. Therefore, the PBL–STEM approach is proven to effectively enhance students’ mathematical literacy skills in a more optimal and contextual way. Keywords: PBL–STEM, mathematical literacy, statistics, quasi-experiment, mathematics learning
Pengaruh Pembelajaran Inquiri-STEM terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Bangun Ruang Nikmatul Maulana; Wahyu Lestari; Athar Zaif Zairozie
GAUSS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/p99yr471

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dan menilai efektivitas penerapan model pembelajaran inquiry – STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi bangun ruang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Masing-masing kelompok berjumlah 25 siswa sehingga total sampel penelitian sebanyak 50 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pretest pada kelompok eksperimen sebesar 54,52, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 53,56. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kemampuan awal kedua kelompok relatif setara. Setelah perlakuan yang diberikan, rata-rata skor posttest pada kelompok eksperimen meningkat menjadi 87,28, sedangkan kelompok kontrol mencapai 72,20. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t (independent sampel t test) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran inquiry – STEM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, nilai N-Gain pada kelompok eksperimen sebesar 0,72 berada pada kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran inquiry–STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kata kunci: inquiry–STEM, berpikir kritis, bangun ruang Abstract This study aims to examine the impact and evaluate the effectiveness of implementing the inquiry-based STEM learning model on students’ critical thinking skills in the context of three-dimensional shapes. This study employs a quantitative approach using a nonequivalent control group design. The research subjects consisted of two groups: an experimental group and a control group. Each group comprised 25 students, resulting in a total sample size of 50 students. Data collection was conducted using a critical thinking skills test administered as a pretest and posttest. The results showed that the average pretest score for the experimental group was 54.52, while that of the control group was 53.56. These results indicate that the initial abilities of both groups were relatively comparable. After the intervention, the average posttest score in the experimental group increased to 87.28, while the control group reached 72.20. The results of the hypothesis test using the t-test (independent samples t-test) showed a significance value of 0.000 < 0.05, indicating a significant effect of the inquiry–STEM learning model on students’ critical thinking skills. Furthermore, the N-Gain value in the experimental group of 0.72 falls into the high category. These results indicate that the inquiry–STEM learning model is effective in enhancing students’ critical thinking skills Keywords: inquiry–STEM, critical thinking, three-dimensional shapes
PROFIL KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA SMP PADA MODEL PEMBELAJARAN PBL-STEM MATERI STATISTIKA Dhira Nur Agustin; Wahyu Lestari; Athar Zaif Zairozie
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.11494

Abstract

Students’ low mathematical literacy skills in solving contextual problems call for innovative learning models that can connect mathematical concepts to real-life situations. The purpose of this study is to analyze the profile of students’ mathematical literacy skills in solving statistics problems through the Problem-Based Learning (PBL) model integrated with the Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach. The study used a qualitative descriptive method involving 32 eighth-grade students from Class VIII B at SMP Negeri 1 Pajarakan. From this group, three students were selected as the main subjects based on high, moderate, and low ability categories. Data collection was conducted through observation, testing, interviews, and documentation. The test instrument consisted of five essay questions designed based on mathematical literacy indicators to assess the consistency of students’ responses. Data analysis was based on the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study showed differences in students’ mathematical literacy profiles across each ability category when solving statistics problems. These findings indicate that students’ mathematical literacy abilities still vary and require development through contextual and meaningful learning. ABSTRAK Kemampuan literasi matematis siswa SMP dalam menyelesaikan persoalan kontekstual pada materi statistika masih rendah, karena pembelajaran belum sepenuhnya mengaitkan konsep matematika dengan situasi nyata. Berbagai penelitian telah mengkaji peningkatan literasi matematis melalui berbagai model pembelajaran, namun penelitian yang mendeskripsikan profil kemampuan literasi matematis siswa pada pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai kemampuan literasi matematis siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis profil kemampuan literasi matematis siswa dalam memecahkan soal statistika melalui model PBL terintegrasi STEM. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melibatkan 32 siswa kelas VIII B SMP Negeri 1 Pajarakan. Dari jumlah tersebut, dipilih tiga siswa sebagai subjek utama berdasarkan kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen tes terdiri atas lima soal esai yang disusun berdasarkan indikator literasi matematis untuk menilai konsistensi jawaban siswa. Analisis data didasarkan pada model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan profil kemampuan literasi matematis siswa pada setiap kategori kemampuan dalam menyelesaikan soal statistika. Temuan ini mengindikasikan bahwa kemampuan literasi matematis siswa masih bervariasi dan memerlukan pengembangan melalui pembelajaran yang kontekstual dan bermakna.