Stunting merupakan kondisi ketika pertumbuhan fisik anak, khususnya tinggi badan, tidak berkembang sesuai dengan usianya akibat kekurangan gizi yang berlangsung dalam waktu lama. Penanganan stunting membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan. Intervensi tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi, tetapi juga mencakup perbaikan pola asuh, peningkatan akses air bersih dan sanitasi, serta edukasi bagi orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang sejak dini. Upaya pencegahan bahkan idealnya dimulai sejak sebelum kehamilan, agar kondisi kesehatan ibu dan janin dapat terjaga dengan baik. Tujuan penelitian mengetahui pengaruh Tuina Massage terhadap kualitas tidur balita stunting. Jenis penelitian quasy experiment, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling. Metode pengambilan sampel pada subjek menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan tujuan penelitian. Sampel penelitian ini adalah balita stunting dengan jumlah 26 yang terbagi dalam 13 balita kelompok eksperimen dan 13 balita kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan Tuina Massage selama 10 kali dalam dua minggu sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan intervensi apapun selama dua minggu. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh Tuina Massage terhadap kualitas tidur balita stunting (p-value 0,027). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian intervensi Tuina Massage memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas tidur balita stunting. Kesimpulan penelitian bahwa Tuina Massage memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kualitas tidur sekaligus berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting pada balita. Pemberian terapi ini terbukti mampu memperbaiki pola dan durasi tidur anak melalui efek relaksasi yang dihasilkan, sehingga membantu menstabilkan sistem saraf dan meningkatkan kenyamanan saat tidur
Copyrights © 2026